kadang gw ngerasa jadi sangatlah cengeng kalo inget kejadian mama gw dipanggil sama Allah. merasa bahwa semua ini kenapa berlalu begitu cepat. gw baru usia 20 tahun , gw blom punya apa2 yang bisa dibanggain, gw blom bisa membahagiakan orang tua gw. kenapa ya Allah ini semua terjadi??? kenapa? kenapa?
karena beliau gw banyak mendapatkan semangat, gw bisa menjadi orang yang pandai bersyukur dan bisa memenuhi kewajiban kepada sang khaliq. kenapa ini semua terjadi. ketika hati ini terasa pedih banget buat mengingat kejadian itu. gw berasa lemes ga berdaya, rasanya tuh "buat apa lo didunia ini kalo orang yang mau lo buat bangga dan mau lo kasih unjuk prestasi lo udah ga ada didunia. buat pa buat apa"
memang ini terdengar rada cengeng atau apalah itu. saya juga menyadari sudah hampir 2,5 tahun tapi ga bisa move on dan mencoba melupakan sementara dan bisa diingat kembali.
ya, Allah. aku kangen sama mamaku
aku mau memeluknya seperti teman-temanku memeluk mamanya
aku ingin memeluknya disaat aku wisuda
aku mau foto wisudaku terpampang bersama kedua orang tuaku seperti teman-temanku yang lain
aku mau ketika aku mengucap salam untuk masuk ke rumah ada yang menjawabnya dan itu mamaku
aku juga mau ditanya "mau dimasakin apa hari ini nak?"
aku juga mau jalan-jalan bersama mamaku
aku juga mau masang foto berdua dengan mamaku
aku juga mau bisa melihat ketawa mamaku
aku juga mau doa mamaku selalu ada disetiap langkah kesuksesan aku
aku mau seperti yang lain
aku juga mau sibuk mencari oleh-oleh buat mamaku ketika aku bepergian
aku juga mau mengenalkan calon istriku ke mamaku
aku mau mamaku melihat aku beranjak dewasa
aku juga mau mamaku melihat anak-anakku bermain dengannya
aku juga mau memberikan gaji pertamaku untuk mamaku
aku juga membagi penghasilan ku untuk mamaku
aku juga mau membelikan sesuatu yang membuat mamaku tersenyum
aku mau yang dilakukan setiap orang yang sayang kepada mamahnya.
mah, rasanya mulut ini begitu kering ketika aku sudah 2,5 tahun tidak memanggil sapaan "mamah"
mah, rasanya tubuh ini penuh dengan racun karena tidak pernah makan masakanmu yang sehat itu
mah, rasanya pikiran terlalu lelah buat disimpan sendiri tanpa ada orang yang bisa berbagi cerita seperti mama
mah, aku mau mama menemaniku.
mah, kenapa Allah begitu cepat memanggilmu
mah, aku mau bersujud dikakimu karena dosaku padamu
mah, aku mau setiap jalanku ada doa dan berkahmu
kadang mulut ini terlalu gatal buat bertanya
mah, lagi apa?
mah, ngapain aja tadi?
mah, masak apa?
tapi untuk sekarang aku harus kemana buat mengucapkan pertanyaan itu.
mah, obi kangen banget sama mama. pelukan mama selalu membuat hati obi tenang, damai.
mah maafkan aku yang belum bisa menjadi anak yang seperti kau mau
mah, maafin obi blum bisa wujudin mimpi mama
mah, maafin obi yang ga bisa menjaga amanah mama.
mah obi sayang mamah. obi kangen mama.
mah, dalam setiap doa obi. obi cuma bisa berdoa " semoga mama diampunkan segala dosanya, diangkat derajatnya, diluaskan lapang kuburnya, ditempatkan bersama orang yang soleh dan solehan, diberikan tempat yang paling mulia disisiMU disurgaMU dan pertemukanlah kami sekeluarga di surgaMU nanti. aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar