Omg, sahabat lo mau nikah. Gilaaaaaa..... gimana ya perasaaan lo dgr hal kaya gitu.
Berawal dari percakapan di socmed yang sok sok an pada ketemu sama calon calon pendamping hidupnya , tiba2 ada yang bilang sudah dipastikan akan diadakan pertemuan dua keluarga.
Omg, senang bercampur aedih. Disatu sisi senang karena akhirnya temenku mendapatkan pendamping hidupnya tapi disisi lain aku sedih karena mungkin akan berbeda jika mau bermain atau bercakap dengan mereka.
udah waktunya kah semuanya masuk ke jenjang yang lebih tinggi dengan menikah. Bahkan, gw aja belom ada kepikiran untuk kesana selain itu juga calon nya yang belom ada. Hahahaa.... astaga semuanya mau menikah coyyyyy.....
Bisa gak sih membayangkan ketika masih kuliah atau masih lajang ngobrol ngalor ngidul dan gak jelas yang diomingin apa bahkan masih aja takut buat pulang malem karena takut diomelin ortu. Sekarang mau menikah dan pasti alasan pulang buru2 karena takut ditanyain suami atau istri.
Omg, mereka mau menikah. Mau menikah. Mau menikah
Duh, calon gw kapan mau dateng ya? Kalo sekarang aja mereka dah mau pada nikah. Mana umur dahmlebih dari cukup lagiiiii.....
Masa sih nikah umur segini.
Kadang kalo berbicara masalah pernikahan ada banyak hal yang perlu dipikirkan atau lebih tepatnya jadi kepikiran.
"kira2 nanti mau tinggal dimana ya sama pasangan hidup ?"
"Apakah dia org yang tepat buat menghabiskan waktu selama sisa hidup lo?"
"Apakah dia benar benar orang yang tepat?"
pikiran gw yang sempit ini masih terpikir akan hal hal yang seperti itu dan menjadikan gw lambat akan mengambil keputusan yang terbaik dan tercepat.
Tapi yang pasti gw salut sama sahabat gw yang mau untuk mengikat janji suci untuk setia sampai mati dengan pasangan hidupnya
Rezeki itu datangnya dari mana saja, ketika kita berani melangkah maju di jalan Allah maka kita akan mendapat rezeki yang tak terduga dan tak disangka sangka.
Tuhan mudahkanlah dan lancarkanlah buat sahabatku dan teman temanku yang akan menyempurnakan ibadahmu.