Kamis, 21 Mei 2015
Diklatku
Minggu, 29 Maret 2015
Saiyo barber shop
Minggu, 15 Maret 2015
Kerja
Pernah gak sih ngalamin beberapa hal seperti
Merasa diri lo direndahkan orang lain dan lo gak punya kuasa buat membalasnya
Atau
Merasa diri lo salah disetiap perkataan lo terhadap orang lain padahal lo dah ngomong jujur dan apa adanya
Atau
merasa temen temen lo suka bergunjing ttg lo didepan bos lo karena dia yang paling deket dg bos lo. Kalo itu baik, itu gak jadi masalah tapi kalo itu buruk semoga si bos bisa menyaring lebih baik lagi.
Atau
Disaat yang tidak tepat lo masuk ke ruangan bos lo dan lo merasa perbuatan lo itu sebenrnya gak sopan banget dan gak patut buat dijadikan contoh atau diterapkan di tempat kerja lo karena semuanya butuh profesionalisme dalam bekerja?
Atau
Lo melihat seseorang yang berlaku curang dalam pekerjaan tapi dia sendiri suka nyindirin lo masalah pekerjaan lo yang gak bener. Padahal jelas lo liat kerjaan dia kek mana?
Atau
Setiap pekerjaan lo merasa direndahkan oleh rekan rekan kerja lo dan lo berambisi atau mau mengatakan didepan mukanya "Hey dude, lo punya kerjaan ,gw juga punya pekerjaan. Kerjaan lo kerjaan lo, kerjaan gw kerjaaan gw. Urusi diri lo, jangan ngurusi orang lain "
Atau
BOS KECIL. Pernah gak si lo punya bos kecil, sesama rekan kerja yang punya jabatan sama dan semua tittle sama tapi doi kaya bos. Ya, bos didalam bos. Dan hal kaya gini yang buat lo habis akan kata2 dan hanya bisa ngucap "astagfirullooh ".
Hey dude, ini dunia kerja. Nikmati setiap manis dan pahitnya. Kalo kerja gak ada kaya giniannya, kerjaan lo hambar. Hahahahah ( berusaha menghibur diri ).
Kalo lo merasakan hal seperti ini, lo harusnya bersyukur "Kenapa???"
Karena sebenernya LO LAGI KERJA DAN LO HIDUP. thats all
Kamis, 19 Februari 2015
Married
Omg, sahabat lo mau nikah. Gilaaaaaa..... gimana ya perasaaan lo dgr hal kaya gitu.
Berawal dari percakapan di socmed yang sok sok an pada ketemu sama calon calon pendamping hidupnya , tiba2 ada yang bilang sudah dipastikan akan diadakan pertemuan dua keluarga.
Omg, senang bercampur aedih. Disatu sisi senang karena akhirnya temenku mendapatkan pendamping hidupnya tapi disisi lain aku sedih karena mungkin akan berbeda jika mau bermain atau bercakap dengan mereka.
udah waktunya kah semuanya masuk ke jenjang yang lebih tinggi dengan menikah. Bahkan, gw aja belom ada kepikiran untuk kesana selain itu juga calon nya yang belom ada. Hahahaa.... astaga semuanya mau menikah coyyyyy.....
Bisa gak sih membayangkan ketika masih kuliah atau masih lajang ngobrol ngalor ngidul dan gak jelas yang diomingin apa bahkan masih aja takut buat pulang malem karena takut diomelin ortu. Sekarang mau menikah dan pasti alasan pulang buru2 karena takut ditanyain suami atau istri.
Omg, mereka mau menikah. Mau menikah. Mau menikah
Duh, calon gw kapan mau dateng ya? Kalo sekarang aja mereka dah mau pada nikah. Mana umur dahmlebih dari cukup lagiiiii.....
Masa sih nikah umur segini.
Kadang kalo berbicara masalah pernikahan ada banyak hal yang perlu dipikirkan atau lebih tepatnya jadi kepikiran.
"kira2 nanti mau tinggal dimana ya sama pasangan hidup ?"
"Apakah dia org yang tepat buat menghabiskan waktu selama sisa hidup lo?"
"Apakah dia benar benar orang yang tepat?"
pikiran gw yang sempit ini masih terpikir akan hal hal yang seperti itu dan menjadikan gw lambat akan mengambil keputusan yang terbaik dan tercepat.
Tapi yang pasti gw salut sama sahabat gw yang mau untuk mengikat janji suci untuk setia sampai mati dengan pasangan hidupnya
Rezeki itu datangnya dari mana saja, ketika kita berani melangkah maju di jalan Allah maka kita akan mendapat rezeki yang tak terduga dan tak disangka sangka.
Tuhan mudahkanlah dan lancarkanlah buat sahabatku dan teman temanku yang akan menyempurnakan ibadahmu.
